<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897</id><updated>2011-12-14T21:04:00.929+07:00</updated><category term='facebook'/><category term='hsdpa'/><category term='openid'/><category term='travel'/><category term='Indonesia'/><category term='doha'/><category term='qatar'/><category term='vietnam'/><category term='hanoi'/><category term='IT'/><category term='Norway'/><category term='Bergen'/><category term='cdma-1x'/><category term='GPRS'/><title type='text'>Blog on The Go</title><subtitle type='html'>mobile blogging, any kind of topic, any photo, anytime, from anywhere</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-2636629140308054641</id><published>2009-01-01T10:31:00.004+07:00</published><updated>2009-01-01T11:01:28.930+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Norway'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bergen'/><title type='text'>Travel Notes: Bergen, Norway (recap)</title><content type='html'>Ada request dari temen, supaya nge-bikin travel notes untuk yang lalu-lalu, kali ini dicoba mulai tapi mungkin detail level nya bakal kurang karena banyak yang sudah lupa :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergen, Norway, dulu ke kota ini juga karena di-recommend seseorang, jadi pas abis ada acara kantor di Kista, Stockholm, Sweden, iseng cari pesawat ke Bergen dari Arlanda airport di Stockholm sambil sekalian ijin cuti nambah hari sebelum balik ngantor di Jakarta. Tiket pesawat asli nya waktu itu adalah ARN-FRA-CGK akhirnya korbankan tiket ke Frankfurt dan beli tiket low cost airline dari Arlanda ke Bergen dan Bergen - Frankfurt transit di Copenhagen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergen memang salah satu kota tujuan wisata, posisinya di Norway sisi pinggi samudra atlantik lebih atas dari Oslo. Dari Arlanda pagi, sampai Bergen siang, naik airport shuttle bus hampir sejam ke tengah kota karena bandara cukup jauh di pingiran di gunung. Turun bus persis di depan peta kota, dan touris office ternyata ga jauh dari sana.  Karena waktu di airport ga nemu loker penitipan barang, tas koper terpaksa harus digeret di bawa ke sana kemari, termasuk ke tourist office baru abis itu jalan lagi ke tempat penginepan. Penginepan, seperti biasa ngandalin &lt;a href="http://www.hostelworld.com/"&gt;http://www.hostelworld.com/&lt;/a&gt; My preference for this hostel booking adalah cari yang cuma isi 2 bed, kalau murah book 2-2nya biar serasa kamar private. Kenapa cari yang 2 bed, karena biasanya yang isi 2 bed, itu aslinya hotel beneran tapi sama si hotel, ga disewain per kamar, tapi di-retailkan per bed, via agent2 hostel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke suasana kota, Bergen kota pelabuhan yang juga kota wisata, kota kecil tapi dia punya laut dan gunung. Di pelabuhan, banyak orang jualan di model pasar kaget, dengan pemandangan di belakang parkiran yacht yang mewah2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok paginya ambil 1 day tour ke gunung dan fjord, yaitu laut sempit yang berada di tengah-tengah gunung tinggi. Dimulai dengan naik kereta api dari Bergen ke Myrdal, di sana ganti kereta tua yang khusus untuk tourist tapi masih kuat naik dengan tingkat kemiringan cukup tinggi ngelewatin puncak yang bulan Mei masih punya salju plus air terjun yang deres. Kereta tua stop di Flam, di sana ada meseum kereta tua plus stop point untuk para turis. Saatnya makan di sana dan cari souvenir. Perjalanan darat kemedian ganti jadi perjalanan air naik ferry sampai balik ke Bergen. Enaknya paket tour nya adalah kita bebas milih jam berangkat tiap kereta atau feri, kita punya tiket 1 kali jalan muter dari Bergen sampai Bergen lagi, terserah mau naik yang kapan, jadi misal mau stay di salah satu stop point tadi pun ga masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik sampai Bergen udah jam 7 malem, cari makan di McD, balik ke hotel (eh hostel) sampai jam 9 an dan ga berani tidur, karena pesawat besok pagi dari Bergen ke Copenhagen terus Frankfurt jam 6 pagi yang artinya harus naik bus pertama dari kota ke airport jam 4 lewat dikit. Jalan ke stasiun butuh sekitar 20 menitan, jadi biar aman dan ga ketiduran lagi jam 1/2 4 pagi mending jalan dingin-dingin ke terminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transit bentar di CPH, sampai di Frankfurt siang. Sambil nunggu pesawat ke Jakarta malem, jalan muter2 Frankfurt am Main, yang isinya cuman gedung2 tinggi, tapi kebetulan pas itu ada event festival apa, lupa, jadi lumayan banyak tontonan :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto ada di &lt;a href="http://picasaweb.google.com/rendo.aw/NorwayBergenFjordTours"&gt;http://picasaweb.google.com/rendo.aw/NorwayBergenFjordTours&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan source lain tentang Bergen: &lt;a href="http://wikitravel.org/en/Bergen"&gt;http://wikitravel.org/en/Bergen&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-2636629140308054641?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/2636629140308054641/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=2636629140308054641' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/2636629140308054641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/2636629140308054641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2009/01/travel-notes-bergen-norway-recap.html' title='Travel Notes: Bergen, Norway (recap)'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-7039715733039117236</id><published>2009-01-01T09:38:00.003+07:00</published><updated>2009-01-01T10:16:41.228+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vietnam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hanoi'/><title type='text'>Travel Notes: Hanoi, Vietnam</title><content type='html'>Hanoi, Vietnam, selama ini mungkin cuman pernah denger dan tahu dari film2 perang, cerita tentang vietkong dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mungkin karena terpengaruh image film-film itu, pas mendarat di Bandara Hanoi, impresion pertama adalah suasana yang agak intimidating, ngeliat banyak orang pake seragam hijau lengkap plus topi dengan bintang merah satu di tengah apalagi semakin mendekati bagian imigrasi. Tapi ternyata ga ada masalah, imigrasi lancar, cuman ada sedikit aneh, petugas imigrasi sepertinya hobinya nge-cap di halaman terakhir passport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sebelah imigrasi, cuman dibatesi pager portable pendek, langsung tempat ambil bagasi dan langsung pintu keluar. Terminal kedatangan memang cukup kecil, masih lebih kecil dari Bandara Juanda Surabaya. Begitu keluar, tanpa tahu sebenernya bakal dijemput atau nggak, iseng2 toleh-toleh, ternyata liat orang bawa kertas gede isi namaku di sana. Begitu dideketin, ternyata ga bisa bahasa inggris sama sekali, akhirnya dengan bahasa tarzan, dia ngerti  dan langsung nganter ke tempat penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, image yang sekilas tertangkap adalah, Hanoi lebih mirip kayak Jogja atau Solo, sepeda motor dan sepeda pancal banyak banget, jalanan ruwet, ga bakal bisa ngebut, dan orangnya pada ngawur-ngawur.  Tau-tau motong hal biasa di sini, serempetan motor hal biasa, bahkan karena biasanya, berapa kali lihat tabrakan motor sampai orang nya jatuh, tetep aja nggak ada eyel-eyelan kayak tabrakan motor di jakarta. Di sini kedua oknum yang tabrakan berdiriin motor masing-masing terus jalan lagi. Mungkin memang karena budaya nya gitu dan saking biasanya tabrakan, jadi itu semua hal lumrah :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pas di posting sebelumnya tentang Doha, banyak mobil ringsek gara2 speeding dan tabrakan, di sini kebalikannya, ringsek belum pernah liat, tapi kalau beret-beret, spion pecah, gampang banget ditemuin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah bahasa, kotanya sendiri enak, cuaca pas lagi enak-enaknya, dingin nya pas serasa di Bandung kalau malam. Ada beberapa danau di tengah kota, mulai yang kecil sampai yang gede. Toko-toko standard asia, buka sampai malam, tapi mungkin mall dikit banget di sini, itu kenapa tadi Hanoi kusejajarin sama Jogja atau Solo (sorry buat orang Jogja/Solo kalau salah, udah lama ga kesana :D ).  Yang banyak model toko2 ruko2 yang jejer-jejer, mungkin kalau surabaya ya di daerah Kertajaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan, fast food yang ada cuman KFC dan Pizza hut beberapa, ga ada McD, Burger King, etc. Sama satu lagi yang ada di sini Lotteria, McD nya Korea kalau ga salah. Makanan pinggir jalan, tenda2 sebenernya banyak juga, persis kayak di Indonesia, cuma lagi2 masalah bahasa bikin pusing, kita ga tau mereka jual apa, isinya apa, dan mau beli apa :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transport, taxi tarifnya kayaknya masih lebih mahal dari Jakarta, untung diprovide taxi card jadi semua dibayarin kantor. Taxi card ini kirain digesek ke mesin atau gimana, ternyata sama si sopir cuman ditaruh di balik formulir receipt nya dia, terus digeset2/diarsir pake pensil supaya dapat bayangan di form nya tadi, kayak jaman SD. Cara manual :D Sempat juga iseng nyobain ojek, di sini ojek juga ada di mana2, cukup lama jelasi mau ke mananya terus tawar-tawaran pake jari tangan :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman masalah bahasa lagi pas potong rambut, bekal satu kata "Ngan (=pendek)" ternyata ga cukup bikin tukang potong nya motong pendek, untung punya pas foto yang sering buat bikin visa kesimpen di handphone dan ke-pas-an juga pas cepak, jadi tunjukin aja ke tukang fotonya, akhirnya dia ngerti :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalem, malam taun baru, abis makan di salah satu restaurant Indonesia/Malaysia di downtown, jalan di depan restaurant macet total, banyak orang jalan kaki ke arah danau, coba ke sana, jalannya umpel-umpelan, karena semua orang tampaknya pada jalan2 ke tepian danau di downtown, adapemran rumah2an mini, bonsai, bunga, sangkar burung etc, dan yang paling rame, orang sini kayaknya lebih suka bakar dan nerbangin lampion daripada kembang api. Di langit bisa penuh lampion semalem. Cuman jadi mikir, berarti tadi malem pemadam kebakaran standby penuh, karena banyak lampion-lampion tadi sudah turun meskipun apinya belum mati, coba misal turun di tengah halaman rumah kosong dan bakar sesuatu bakal rame kayaknya, belum lagi sempat ada beberapa lampion gagal terbang dan turun di atas kepala orang2 yang sesek-sesekan di jalan deket danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalem juga tiba2 nyium bau yang sangat familiar, bau jagung bakar, pingin bali tapi rame banget dan lagi malas bahasa tarzan :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 10 hari sekarang di Hanoi, dan masih 17 days to go, kita lihat bakal nemu apa lagi yang aneh di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;link foto ada di &lt;a href="http://picasaweb.google.com/rendo.aw/HanoiVNDec2008"&gt;http://picasaweb.google.com/rendo.aw/HanoiVNDec2008&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-7039715733039117236?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/7039715733039117236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=7039715733039117236' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/7039715733039117236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/7039715733039117236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2009/01/travel-notes-hanoi-vietnam.html' title='Travel Notes: Hanoi, Vietnam'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-3000705928214113761</id><published>2008-12-21T16:28:00.003+07:00</published><updated>2008-12-21T17:00:34.378+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='qatar'/><title type='text'>Travel Notes: Doha, Qatar</title><content type='html'>Sudah 2x PP Kuala Lumpur - Doha, yang pertama bulan november 2008, yang kedua bulan desember 2008, dengan menggunakan 2 maskapai yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan pertama menggunakan Qatar Airways (direct flight) yang berangkat jam 2.30am dari KLIA dan tiba di Doha jam 5.00am. Untuk pulangnya, Qatar airways berangkat jam 1.30am dari Doha dan sampai di KLIA sekitar jam 14.00an. Perjalanan kedua menggunakan Emirates, dari Kuala Lumpur jam 12.00 an tengah malam, transit dulu 5 jam di Dubai dan lanjut ke Doha, sampai di Doha jam 8.30an pagi. Perlu diingat satu, Dubai 1 jam lebih awal dari Doha, jadi hati2 kalau transit di Dubai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulasan tentang kondisi Doha airport sudah pernah dibahas sebelumnya di &lt;a href="http://rendo.blogspot.com/2008/11/doha-airport.html"&gt;sini&lt;/a&gt;, jadi nggak dibahas lagi kali ini. Qatar dengan penduduk sekitar 1.2juta jiwa in total, bisa dibilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukan&lt;/span&gt; negara arab, tapi lebih sebagai negara India, karena memang penduduknya lebih banyak orang India dan sekitarnya dibanding Qatari asli nya. Penduduk asli Qatari mungkin cuma sekitar 30% dari penduduk total Qatar. Foreigner terbanyak kedua adalah Philipino. Meski ga sebanyak Indian, orang-orang filipin ini meraja-i mall,-mall. Semua penjaga mall sampai carefour hampir pasti philipino. Sebagai orang indonesia, dengan wajah mirip mereka, siap2 aja terima ocehan nggak jelas waktu di kasir atau kadang lagi makan di food court pun tau2 diajak ngobrol dengan bahasa ga jelas. Mereka kebiasaan asal ngomong dulu baru kalau ngeliat lawannya diem aja baru nanya, "are you not phillipino?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, kembali ke kota Doha nya sendiri, kotanya sudah pasti sebagian besar dari pasir :D, jalanan cukup lebar2, cocok buat orang-orang arab yang nyetir nya gila2 apalagi ditambah mobil2 ber-cc gede2. Hampir semua tipe mobil mewah bisa ditemuin di Doha. Lalu lintas, dibilang parah juga nggak, tapi bisa dibilang, perencanaannya kacau. Salah satu joke di sana bilang, jalanan dibangun setelah gedung dibangun, karena memang, kemana kita menghadap, pasti ada gedung dibangun, dan tanpa henti. Public transportation cukup susah, jadi kalau nggak punya mobil pribadi siap2 susah mau kemana2 apalagi pas jam sibuk. Bus jadwal nggak jelas sedangkan taxi kalau jam sibuk booking nya bisa butuh 2-3 jam. Untuk sewa mobil di Doha juga susah, international driving permit cuma berlaku 1 minggu sejak tanggal kedatangan, dan dari cerita teman2 orang2 Indo yang sudah migrasi ke Qatar, cari SIM di Qatar itu sangat susah, bukan susah lagi. Ujian 3-4 kali gara-gara gagal atau bahkan lebih itu sangat wajar :D Mungkin memang pemerintah membikin ujian yang sangat susah untuk mengurangi kecelakaan, apalagi ditambah denda yang gila2an, kalau nerobos lampu merah, bisa sekian ribu Qatar riyal untuk sekali nerobos, dan untuk speeding, ada denda basic plus ditambah denda progresif sebesar seberapa banyak melewati batas kecepatannya. Tapi tetep semua itu belum bikin kapok kayaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah transport, 1 lagi yang jadi masalah adalah aturan "Family Day" di mall-mall dan public recreation area pada setiap hari Jumat dan hari libur nasional. Family day artinya, kalau kita single kita ga boleh masuk. Tapi aturan ini diskriminatif juga, kalau sama orang bule atau sama orang arab asli yang gede2, penjaga2 pintu yang kebanyakan orang filipin ini pada takut dan ngebiarin aja, pas giliran kita wajah asia, langsung disetop abis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overall, Doha kota yang enak, terutama musim dingin gini (belum ngerasain pas musim panas dan belum pingin, hehehe), Desember kemarin ini ,malam suhu sudah 16 derajat dan Januari bisa lebih rendah lagi di bawah 10 derajat. 5-10 derajat buat yang sudah biasa tinggal di Eropa pas musim dingin mungkin sudah tergolong anget tapi ada satu yang bikin kepikiran, di hotel nggak keliatan ada heater sama sekali. Untung kemarin masih 16 derajat, selimut sudah cukup untuk tidur dan normal jacket juga sudah cukup buat jalan. Anggap kayak Bandung pas malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga-harga relatif mahal untuk barang-barang pokok, mobil murah, mungkin 2/3 harga di Jakarta atau 1/2 harga di KL karena nggak ada pajak ditambah bensin juga sangat murah. Tapi jangan tanya untuk apartemen, apartemen paling murah , model studio aja sekitar 2000-2500 QR, di atas 6jt rupiah. apalagi yang 2-3 kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah cerita singkat untuk Qatar, foto2 ada di &lt;a href="http://picasaweb.google.com/rendo.aw/DohaNov2008"&gt;picasa&lt;/a&gt;, termasuk foto2 pas sand trip, yang ngelewatin gunung-gunung pasir hingga perbatasan Saudi. Trip ini recommended apalagi kalau dapat driver yang cukup gila bikin naik mobil kayak naik roler coaster naik turun dengan kemiringan 45 derajat lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info lain2, yang lebih official dan terstruktur: &lt;a href="http://wikitravel.org/en/Doha"&gt;http://wikitravel.org/en/Doha&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-3000705928214113761?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/3000705928214113761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=3000705928214113761' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/3000705928214113761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/3000705928214113761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/12/travel-notes-doha-qatar.html' title='Travel Notes: Doha, Qatar'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-3196760162677641582</id><published>2008-11-27T11:23:00.002+07:00</published><updated>2008-11-27T11:26:03.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hsdpa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GPRS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cdma-1x'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>GPRS Talk Part 1: History</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SS4g9apgg_I/AAAAAAAADx0/31IHGGVmDL0/s1600-h/gprs-ilustrated.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 256px; height: 192px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SS4g9apgg_I/AAAAAAAADx0/31IHGGVmDL0/s320/gprs-ilustrated.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273188453194957810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertengahan tahun 2007 lalu, data services atau mungkin lebih dikenal sebagai internet services mulai boom-ing di Indonesia, atau mungkin lebih tepatnya di Pulau Jawa. Tahun 90an akhir, ketika saya masih SMU, di rumah saya masih pakai dial-up dengan modem 56kbps kemudian waktu kuliah saya kebetulan berada di kampus yang infrastukturnya LAN internalnya sedang dalam proses “upgrade” dari kabel coax hitam dan kuning menuju fiber optic walaupun untuk internet access keluarnya masih mengandalkan link gratisan via satelit dari Jepang yang pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dulu, sekarang (setidaknya) di kota-kota besar, kita sudah bisa dengan mudah mendapatkan akses internet kecepatan tinggi baik dengan maupun tanpa kabel. Tentu kecepatan tinggi di sini relative bisa ratusan kbps hingga sekian Mbps (belum sampai puluhan Mbpskarena Indonesia belum punya layanan fiber to the home yang murah seperti di Jepang). Dengan kabel, biasanya orang memilih menggunakan ADSL service nya Telkom atau menggunakan internet dari Cable TV provider. Sedangkan untuk wireless, pilihan menjadi sangat banyak saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wireless access pertama kali yang populer mungkin (saya kurang yakin siapa yang duluan) adalah pada waktu IM3 meluncurkan GPRS dengan masa promo gratisan yang cukup lama. Orang-orang pada berlomba-lomba membeli handphone yang support GPRS, yang saat itu populer adalah Siemens ME45 dan Ericsson R520. Speed rata2 60++ kbps terasa cepat dibanding dengan dialup. Bertahan beberapa lama, akhirnya karena gratis dan terlalu banyak yang makai, terutama di daerah2 kost-kostan sekitar kampus, akhirnya speed nya tidak manusiawi lagi, GPRS saat itu kadang hanya cukup buat akses yahoo messenger. Pada saat yang hampir bersamaan, wireless LAN mulai bermunculan, hotspot-hotspot mulai banyak dipasang di public area walaupun sebagian besar tidak gratis tetapi sudah cukup memberikan alternatif akses internet. Dengan adanya wifi, pengguna laptop mulai marak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah GPRS dari IM3, sekitar akhir 2003 atau awal 2004, jaman beralih ke cdma-1x nya Mobile8 dan Telkom Flexi. 150an kbps pada saat kondisi ideal cukup jauh mengalahkan GPRS speed saat itu apalagi saat Mobile8 mengimplementasikan EV-DO. Di daerah Senen, saya mendapatkan speed hampir 2.4 Mbps pada saat menjajal modem EV-DO buatan Korea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2005 akhir, 3G mulai diimplementasikan di Indonesia, GPRS 3G dengan speed max 384 kbps cukup untuk mengalahkan cdma-1x tetapi masih kalah dengan EVDO sebenarnya. Tetapi karena pada saat itu evdo sepertinya sudah agak macet implementasinya, dan kualitas cdma-1x sendiri yang cukup parah, akhirnya pada pertengahan/akhir 2006, orang pada beralih ke 3G di mana pada saat itu coverage 3G juga sudah mulai luas. Tahun 2007, HSDPA mulai bermunculan, dimulai dari 1.8 Mbps, 3.6 Mbps hingga 7.2 Mbps sekitar September/Oktober 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, sekarang pada saat tulisan ini dibuat, mendapatkan speed 5 Mbps itu tidak terlalu susah, syaratnya, berada di dekat base station 3G yang support HSDPA 7.2 DAN TIDAK BERADA DI DAERAH YANG BANYAK KOST-KOSTAN. Ada joke dari beberapa teman, kalau ingin internet cepat, tinggal aja di komplek yang banyak orang-orang tua nya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang harga internet access sudah mulai bervariasi dan mulai turun. Mulai dari yang volume based murni, time based, volume based dengan paket quota, unlimited dengan quota di mana setelah lewat quota speed akan diturunkan, tinggal satu yang belum, unlimited yang benar-benar unlimited tanpa quota tetapi dengan kualitas yang tetap terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini bagian pertama dari tulisan saya tentang GPRS kali ini, posting berikutnya akan membahas flow GPRS secara umum baik untuk GSM, WCDMA maupun HSDPA, dan dilanjutkan dengan QoS di GPRS itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya kali ini akan mencoba memberikan gambaran bagaimana QoS diaplikasikan dalam GPRS network.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-3196760162677641582?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/3196760162677641582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=3196760162677641582' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/3196760162677641582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/3196760162677641582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/11/gprs-talk-part-1-history.html' title='GPRS Talk Part 1: History'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SS4g9apgg_I/AAAAAAAADx0/31IHGGVmDL0/s72-c/gprs-ilustrated.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-7022343859204722545</id><published>2008-11-19T04:14:00.001+07:00</published><updated>2008-11-19T04:14:03.925+07:00</updated><title type='text'>Doha airport</title><content type='html'>Arrival: peswat mendarat di tengah lapangan,dijemput bis,dibawa ke&lt;br&gt;terminal kedatangan yang ukurannya kayak terminal kedatangan bandara&lt;br&gt;juanda yg lama. Imigrasi lancar,cukup bawa printout visa,langsung&lt;br&gt;dibelakangnya tempat ambil bagasi. Keluar dari situ langsung tempat&lt;br&gt;parkir.&lt;p&gt;Departure: lebih besar dari arrival, 2 lantai. Di bawah ada duty free&lt;br&gt;standard,di atas ada duty free cocok buat oleh2. Dan yang paling&lt;br&gt;penting wifi gratis meskipun cuma 64kbps,kayaknya gara2 yg pake cukup&lt;br&gt;rame. Dan satu lagi, COLOKAN LISTRIK bertebaran dimana2,di setiap&lt;br&gt;ujung/tiang tembok. Setelah muter2 akhirnya nemu satu colokan&lt;br&gt;nganggur.&lt;p&gt;Cerita tentang doha sendiri bakal ada di posting terpisah,kalo sudah&lt;br&gt;ketemu keyboard yg proper :D&lt;p&gt;:sent from my P1i with free wifi@doha airport:&lt;p&gt;-- &lt;br&gt;Sent from my mobile device&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-7022343859204722545?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/7022343859204722545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=7022343859204722545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/7022343859204722545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/7022343859204722545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/11/doha-airport.html' title='Doha airport'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-5970377547220365236</id><published>2008-11-09T19:50:00.003+07:00</published><updated>2008-11-09T20:26:18.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='facebook'/><title type='text'>FaceBook Markup Language</title><content type='html'>Gara2 ga sengaja nemu buku Building FaceBook Application For Dummies, bisa di download di&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rendo.info/uploads/quachnguyen.Building.FaceBook.Applications.for.Dummies.pdf"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(moga2 ga kena pasal pembajakan buku), setidaknya hari ini sudah lewat Bab 1, bikin Hello World di facebook, nyontek abis dari buku, edit2 minor doang, dan hasilnya, aplikasi super simple untuk nge list Facebook friend kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat PHP dan Java programmer, FaceBook sudah menyediakan API khusus tinggal pake. Ternyata konsep nya tidak sesusah yang dibayangkan. Kita buat aplikasi di server kita sendiri, facebook tidak menyediakan hosting aplikasi, kita register aplikasi kita di apps.facebook, dan aplikasi kita sudah bisa digunakan oleh user2 facebook. That's it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, aplikasi2 di facebook yang mungkin sebagian besar dari kita sudah pernah makai, itu semua di hosting di server pembuatnya masing2, begitu kita akses aplikasi tersebut, facebook berfungsi sebagai proxy akan akses ke server aslinya. Ada 2 cara menampilkan output aplikasi kita di facebook, dengan menggunakan FBML itu sendiri atau menggunakan iframe. Belum sempat explore lebih detil lagi, maklum baru tamat Bagian 1.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-5970377547220365236?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/5970377547220365236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=5970377547220365236' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/5970377547220365236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/5970377547220365236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/11/facebook-markup-language.html' title='FaceBook Markup Language'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-7571804233824085406</id><published>2008-11-09T18:50:00.000+07:00</published><updated>2008-11-09T19:18:19.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='openid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>OpenID</title><content type='html'>OpenID? apa itu? &lt;br /&gt;Personally, selama ini aku juga nggak terlalu jelas implementasinya seperti apa, cuma tau kalau OpenID itu bertujuan supaya kita tidak perlu menghapalkan banyak username dan password untuk setiap account yang kita punya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penasaran, akhirnya coba googling lagi kemarin, openid for dummies dan nemu url ini &lt;a href="http://www.webmonkey.com/tutorial/OpenID_for_Dummies"&gt;http://www.webmonkey.com/tutorial/OpenID_for_Dummies&lt;/a&gt;. Dari url tadi, banyak link2 ke tempat lain yang ternyata lebih menjelaskan, salah satunya adalah gambar di bawah ini yang kudapat dari &lt;a href="http://framework.zend.com/manual/en/zend.openid.html"&gt;http://framework.zend.com/manual/en/zend.openid.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SRbP7tLeLrI/AAAAAAAADrU/Ujr0ci-F2Wo/s1600-h/zend.openid.protocol.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SRbP7tLeLrI/AAAAAAAADrU/Ujr0ci-F2Wo/s320/zend.openid.protocol.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Dari diagram di atas keliatan kalau pada saat user melakukan authentikasi ke suatu website dengan menggunakan openid, si webserver akan men-cek ke openid provider, jika ada respon, maka si webserver tadi akan mengirimkan instruksi redirect ke browser si pengguna ke arah website si openid auth provider supaya si user melakukan auth di sana dan si webserver yang pertama kali diakses si user tadi cukup menerima hasil auth dan identitas si user dari si openID provider. Selanjutanya, gambar di atas sudah bercerita dengan sendirinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Sisi lainnya adalah, dengan openid ini berarti ada 3 pihak, pihak pertama adalah si user, pihak kedua adalah webserver yang diakses si user dan butuh mem-verify id si user, kadang2 disebut juga sebagai openid client, dan pihak ketiga adalah openID provider. Setiap orang bisa menjadi OpenID client maupun sebagai OpenID provider, selanjutnya tinggal masalah siapa percaya terhadap siapa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Kepercayaan/Trust adalah masalah yang cukup penting di sini karena di openID system tidak ada satu badan khusus yang memverify para openID provider seperti Verisign untuk SSL misalnya. Kalau semua orang bisa menjadi openID provider,&amp;nbsp; apa gunanya di auth lagi? contoh gampangnya, spammer dengan mudah bikin openID provider sendiri dan dia bisa dengan mudah masuk ke semua blog, bikin comment2 ga jelas di sana. Karena itu realitynya nanti, menurutku semua openID client tidak akan dengan mudah percaya terhadap semua openID provider yang ada, ujung-ujungnya akan kembali ke openID provider yang sudah punya user based yang banyak dan bisa dipercaya misalnya Google dan Yahoo.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Buat yang tertarik mencoba bikin openID provider sendiri, &lt;a href="http://siege.org/projects/phpMyID/"&gt;http://siege.org/projects/phpMyID/&lt;/a&gt; menyediakan fungsi PHP nya, tinggal pakai. Aku udah coba dan jalan. Mungkin tidak bisa berharap banyak dari OpenID server yang private sifatnya seperti ini karena pertama ya masalah trust tadi dan kedua site kita harus hidup terus jangan sampai down pada saat kita butuh akses website yang menggunakan openID. Tapi, sangat recommended dicoba, sangat membantu kalau pingin lebih ngerti cara kerja openID.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Btw, kalau anda perhatikan site blog ini (semoga belum kuremove), http://rendo.blogspot.com otomatis ter-ganti jadi http://openid.rendo.info. Ini sebenernya nggak sengaja, hasil coba2 memanfaatkan blogger ID sebagai OpenID tapi instead of pakai domain asilnya blogspot.com, aku coba map ke subdomain ku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-7571804233824085406?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/7571804233824085406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=7571804233824085406' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/7571804233824085406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/7571804233824085406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/11/openid.html' title='OpenID'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SRbP7tLeLrI/AAAAAAAADrU/Ujr0ci-F2Wo/s72-c/zend.openid.protocol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-6601131986755350767</id><published>2008-11-08T14:57:00.002+07:00</published><updated>2008-11-08T15:27:27.280+07:00</updated><title type='text'>My Honda Tiger 2001</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SRVG0x1gxHI/AAAAAAAADrM/yF3AQLhrd1M/s1600-h/DSC00048.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SRVG0x1gxHI/AAAAAAAADrM/yF3AQLhrd1M/s400/DSC00048.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266193211824587890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;status: &lt;br /&gt;- ditinggal di Jakarta&lt;br /&gt;- not for sale&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-6601131986755350767?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/6601131986755350767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=6601131986755350767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/6601131986755350767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/6601131986755350767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/11/my-honda-tiger-2001.html' title='My Honda Tiger 2001'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SRVG0x1gxHI/AAAAAAAADrM/yF3AQLhrd1M/s72-c/DSC00048.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-4442372723386240841</id><published>2008-09-29T17:11:00.000+07:00</published><updated>2008-09-29T17:13:36.134+07:00</updated><title type='text'>Macet total @ tol kanci</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SOCqUA3FsYI/AAAAAAAAClw/oSb9XhNMwlQ/s1600-h/DSC00096-716137.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SOCqUA3FsYI/AAAAAAAAClw/oSb9XhNMwlQ/s400/DSC00096-716137.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251384426319163778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Minggu 280908,jam 4-7 pagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-4442372723386240841?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/4442372723386240841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=4442372723386240841' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/4442372723386240841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/4442372723386240841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/09/macet-total-tol-kanci.html' title='Macet total @ tol kanci'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SOCqUA3FsYI/AAAAAAAAClw/oSb9XhNMwlQ/s72-c/DSC00096-716137.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-4951518171645391407</id><published>2008-08-23T09:11:00.001+07:00</published><updated>2008-08-23T09:11:13.300+07:00</updated><title type='text'>My Cool Desk</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SK9xwAmaw5I/AAAAAAAAClo/XiivthZz8n4/s1600-h/image-upload-36-772570.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SK9xwAmaw5I/AAAAAAAAClo/XiivthZz8n4/s400/image-upload-36-772570.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Laptop wide screen + extended desktop vertical, cocok buat baca document atau nge-console&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-4951518171645391407?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/4951518171645391407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=4951518171645391407' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/4951518171645391407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/4951518171645391407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/08/my-cool-desk.html' title='My Cool Desk'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SK9xwAmaw5I/AAAAAAAAClo/XiivthZz8n4/s72-c/image-upload-36-772570.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-4891236380473940807</id><published>2008-08-18T17:11:00.000+07:00</published><updated>2008-08-18T17:13:18.339+07:00</updated><title type='text'>Perahu rakit @Lido</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SKlLP7ATsQI/AAAAAAAAClg/qcg193NA4qA/s1600-h/DSC00085-798340.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SKlLP7ATsQI/AAAAAAAAClg/qcg193NA4qA/s400/DSC00085-798340.JPG"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235798778704015618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-4891236380473940807?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/4891236380473940807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=4891236380473940807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/4891236380473940807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/4891236380473940807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/08/perahu-rakit-lido.html' title='Perahu rakit @Lido'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__owc7uXKr4U/SKlLP7ATsQI/AAAAAAAAClg/qcg193NA4qA/s72-c/DSC00085-798340.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8464897.post-5293830409667962440</id><published>2008-08-18T16:55:00.001+07:00</published><updated>2008-08-18T16:58:26.207+07:00</updated><title type='text'>Iga sapi bakar @lido</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_o5j4oE72v5s/SKlG_bU8XzI/AAAAAAAAAAM/swph-Mckcs4/s1600-h/image-upload-114-707674.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_o5j4oE72v5s/SKlG_bU8XzI/AAAAAAAAAAM/swph-Mckcs4/s320/image-upload-114-707674.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Iga sapi bakar @lido&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8464897-5293830409667962440?l=rendo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rendo.blogspot.com/feeds/5293830409667962440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8464897&amp;postID=5293830409667962440' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/5293830409667962440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8464897/posts/default/5293830409667962440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rendo.blogspot.com/2008/08/iga-sapi-bakar-lido.html' title='Iga sapi bakar @lido'/><author><name>Rendo Wibawa</name><uri>https://profiles.google.com/111455494127196480472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-YgGldl3ZAbc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAHfc/orA6Wm-pCvA/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_o5j4oE72v5s/SKlG_bU8XzI/AAAAAAAAAAM/swph-Mckcs4/s72-c/image-upload-114-707674.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
